Minggu, 10 Februari 2013

Pengurus Baru Panser Biru Segera Dilantik



SEMARANG, suaramerdeka.com - Setelah sebulan mencari orang-orang yang kapabel, kepengurusan Panser Biru periode 2012-2014 akhirnya terbentuk. Mereka akan memperkenalkan diri kepada khalayak umum pada pelantikan di Komplek Gor Trilomba Juang, Mugas, Sabtu (3/11) pukul 19.00.
Agar meriah, berbagai acara telah disusun. Salah satunya rencana arak-arakan melewati sejumlah jalan di Semarang, sebelum pelantikan. Dari Gor Trilomba Juang, mereka akana menuju ke Tugumuda, kemudian ke Simpanglima, Jalan Pahlawan, Jalan Veteran dan kembali ke Gor Trilomba Juang.
Tujuan dari arak-arakan itu sendiri untuk mengenalkan kepengurusan baru Panser Biru kepada masyarakat. Agar tidak mengganggu pengguna jalan yang lain, mereka akan tertib berlalu lintas. Tak lupa, pengurus mengimbau agar anggotanya menggunakan peralatan keselamatan seperti helm.
"Segalanya sudah dipersiapkan untuk acara pelantikan itu. Kepengurusan yang baru sudah siap menyongsong hari esok yang lebih baik. Kami berharap, Panser Biru akan lebih solid, lebih kreatif dan lebih dewasa," kata ketua terpilih Mario Baskoro.
Mario dan tim formatur telah memilih 40 untuk membantu kepengurusan. Hampir 80 persen adalah orang-orang baru. Menghindari timpang tindih tugas dan tanggung jawab, kali ini jabatan ketua harian dihilangkan. Melainkan langsung pada sekum dan wakil sekum.
Beberapa nama yang masuk adalah Dodik Prayogi sebagai sekum dan Dhanang Kurniawan untuk wakilnya. Di posisi bendahara ditempati Roni Setiawan, sedangkan nama dan jabatan yang tak berubah selama bertahun-tahun adalah di posisi dirigen, yakni Edi Purnomo atau akrab disapa Kirun.
Namun demikian, ada perasaan mengganjal yang masih dirasakan Mario. Usai terpilih, dia menyatakan akan merangkul calon ketua lain yakni Agus Triyanto. Namun, seiring berjalannya waktu, keinginan itu tak menjadi kenyataan. Karena berbagai sebab, Agus memilih tidak masuk kepengurusan, tetapi tetap akan setia kepada Panser Biru.
"Kami sudah berusaha menyatukan semuanya. Semoga hal ini tak menjadi masalah berarti. Ke depan kami akan setia mendukung PSIS. Kami juga berharap, PSIS dapat segera terbentuk untuk mengikuti kompetisi. Entah itu di PT Liga Indonesia (PTlI) ataupun di PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS)," tandas Mario.

0 komentar:

Poskan Komentar